Tampilkan postingan dengan label SUB GENRE BLUES. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SUB GENRE BLUES. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 Mei 2014

BLUES SHOUTER - (SUB GENRE BLUES)




          Diawali dari artikel kali ini hingga beberapa artikel berikutnya, kita akan mulai mengulas berbagai sub genre musik blues. Sebelumnya kita sudah pernah bahas tentang sejarah perjalanan musik blues. Adapun yang akan diulas kali ini yaitu blues shouter. Meskipun sangat singkat apa yang penulis bisa ceriterakan disini, tetapi yang penting kita bisa mengetahui secara garis besar mengenai apa itu sub genre yang bernama blues shouter.

          Seorang musisi blues shouter adalah seorang penyanyi blues yang umumnya dinyanyikan oleh kaum pria. Si penyanyi harus lebih menonjolkan teriakan (shout) vokalnya dari alat musik yang mengiringinya agar lebih didengar. Hal tersebut sudah populer sebelum digunakannya mikrofon sebagai pengeras suara vokal dalam grup band. Blues Shouter adalah musik blues yang cirri khasnya lebih bernuansa jazz dibanding rock’n’roll. Umumnya instrument yang dipakai dalam blues shouter adalah acoustic guitar, harmonica, electric guitar, dan drum kit.

Musisi blues shouter yang sangat terkenal, antara lain:

Big Joe Turner, dengan hitsnya Roll 'Em Pete (1938), dan Shake, Rattle and Roll (1954). Turner dianggap sebagai seniman terbesar.

H-Bomb Ferguson

Wynonie Harris

Signe Toly Anderson, adalah musisi blues shouter yang sudah dikenal sebelum bergabung dengan Jefferson Airplane (group band rock Amerika yang beraliran Phsychedelic Rock).

Eddie "Cleanhead" Vinson adalah pemain saksafon alto, terkenal dengan cirri khas yang tidak biasa yakni penggabungan shouter blues dan bebop.

Walter Brown, dari orchestra milik Jay McShane (seorang maestro jazz di Amerika).

Jimmy Witherspoon, yang juga bermain bersama McShane.

Jimmy Rushing, seorangm blues shouter yang bermain musik bersama Count Basie (yakni seorang pianis dan komposer).














Baca Selanjutnya Disini...

Kamis, 01 Mei 2014

BLUES ROCK (SUB GENRE BLUES)


          Blues-rock adalah genre musik yang mulai muncul pada pertengahan tahun 1960-an di Inggris dan Amerika Serikat. Instrumen utama yang dugunakan dari blues-rock berupa gitar listrik, bass, dan drum kit, dimana suara gitar listrik biasanya lebih menonjol karena dibantu dengan menggunakan ampli tabung gitar, untuk memberikan karakter yang lebi kuat .

          Band – band di era awal blues-rock, berusaha memainkan musik yang agak panjang, improvisasi yang rumit yang sering digunakan pada musik jazz. Sementara musik blues rock di era 1970-an lebih berat dan lebih berbasis riff. Pada era tersebutl, garis perbedaan antara blues-rock dan hard-rock nyaris tidak terlihat, ketika itu banyak band mulai merekam album bergaya rock. Di era 1980-an dan 1990-an, blues-rock kembali ke ciri musik aslinya.

Seringkali juga dua gitaris dimainkan dalam band blues-rock, dimana yang satu bermain ritem gitar dengan kord dan riff yang ringan, sementara gitaris yang satunya lagi memainkan solo melodi sebagai lead gitar. Band blues era tahun 1950-an, terkadang masih menggunakan bass betot, namun band-band blues-rock tahun 1960-an menggunakan bass elektrik, untuk menambah kekuatan suara volume bass. InstrumeIn keyboard seperti piano dan organ Hammond juga digunakan sesekali. Seperti halnya gitar listrik, suara organ Hammond biasanya diperkuat dengan ampli tabung, untuk memberikan karakter sound yang lebih garang, serta efek overdrive untuk menambah kualitas suara instrumen tersebut. Vokal yang khas juga biasanya memainkan peran kunci, meskipun mungkin sang vokalis sama pentingnya atau bahkan posisinya dalam group band berada dibawah lead gitar.

Beberapa band perintis blues-rock asal Inggris seperti Free, Savoy Brown dan Fleetwood Mac, yang personilnya telah memiliki berbagai pengalaman dalam sejumlah band blues Inggris, terutama mereka yang pernah bergabung bersama John Mayall dan Alexis Korner. Musisi blues rock Amerika lainnya seperti Johnny Winter, Paul Butterfield dan kelompoknya Canned Heat,juga dianggap perintis blues-rock.

Kritikus musik blues Piero Scaruffi berpendapat bahwa The Cream-lah yang pertama memulai melakukan perpaduan blues dan rock yang belum pernah terjadi sebelumnya, dengan berbagai bentuk improvisasi layaknya jazz. Dia menyebutkan bahwa Fleetwood Mac, salah satu band Inggris yang paling kreatif dan berperan penting dari kebangkitan blues.

Scaruffi juga berpendapat bahwa musisi blues Inggris sangat inovatif dalam menciptakan musik blues, yang kemudian mengubahnya menjadi sebuah suguhan musik kaum kulit putih, dengan menekankan pada refrein yang kuat, diamana berisikan pesan yang mampu mempengaruhi pendengarnya, kecepatan irama gitar yang melebihi gaya Chicago Blues, alunan vocal yang dramatis dan harmoni.

Gitaris Jimi Hendrix dan Erick Clapton memiliki pengaruh yang sangat luas pada pengembangan blues-rock. Band asal Australia AC / DC juga dipengaruhi oleh blues-rock. Musisi blues-rock lain yang berpengaruh di era tahun 1970 termasuk Rory Gallagher dan Robin Trower. Sementara di era 1980-an kita kenal Fabulous Thunderbirds dan Stevie Ray Vaughan.

          Blues-rock memiliki kebangkitannya kembali di awal 1990-an hingga 2000-an, dengan banyaknya musisi seperti Gary Moore, The White Stripes, The Dead Weather, The Crooked Vultures, John Mayer, The Black Crowes, The Black Keys, Jeff Healey, Clutch, The Jon Spencer Blues Explosion, dan Joe Bonamassa.











Baca Selanjutnya Disini...